lepas membaca tulisan sufi,
terasa diri jauh dan miskin,
lautan dalam penuh misteri,
siapa tahu dimensi lain!
terlajak perahu boleh berundur,
terlajak kata hati binasa,
kadangkala hamba lupa bersyukur,
maafkan hamba si manusia biasa.
indah wanita lemah gemalai,
tapi hatiya kalis peluru,
hati riang mulalah lalai,
bila bersedih baru merindu.
bulan peneman malam yang gelap,
bersama cegkerik dan kunang-kunang,
apa gunanya iman yang malap,
kalau tak asah makin berkurang.
musim hujan si melankolik,
gunung-ganang berkabus indah,
ujian mendatang janganlah serik,
tabahkan hati lalu berserah.
Tiada ulasan:
Catat Ulasan